-->

Pentingnya Mengetahui Beberapa Penyebab Meningitis

Meningitis selalu disebut – sebut sebagai penyakit yang sangat berbahaya. Betul saja. Seseorang yang terserang meningitis harus menghadapi berbagai resiko mengerikan mulai dari kecacatan, penurunan kecerdasan, bahkan sampai kematian.

Tapi, meskipun begitu mengerikan, hal ini tak berarti meningitis tidak bisa disembuhkan loh. Apabila penyakit ini ditangani secara dini dan tepat, maka meningitis sekalipun masih bisa disembuhkan tanpa harus mengalami resiko yang berarti.


Apa penyebab meningitis?

Dijelaskan oleh dr Li Husein Barnedh SpS dari RS Pantai Indah Kapuk yang disampaikan dalam Majalah Nyata, Meningitis sebetulnya merupakan penyakit peradangan selaput otak atau arachnoid dan piameter.

Terjadinya peradangan selaput otak ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, dan sehubungan dengan penyebabnya ini, maka gejala, pengobatan dan pencegahannya pun juga bisa berbeda.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa penyebab munculnya meningitis:

Penyebab Meningitis karena Virus
Meningitis bisa disebabkan oleh virus, yang diantaranya adalah jenis terovirus (polio, coxsackie virus A dan B, mumps virus, virus herpes simpleks, varicella zoster virus, dan juga karena hepatitis virus.

Pada meningitis yang disebabkan oleh virus ini, kondisinya tidak ditemukan adanya organisme pada kultur cairan otak. Namun, peradangan terjadi pada seluruh korteks cerebri dan juga lapisan otak.

Meningitis karena virus bisamenunjukkan respon dari jaringan otak secara berbeda, bergantung pada jenis sel yang terlibat.

Penyebab Meningitis karena Bakteri
Bakteri menjadi salah satu penyebab yang paling banyak ditemukan pada kasus meningitis. Bakteri ini berupa mikroorganisme, dimana yang paling sering menyebabkan meningitis adalah jenis haemofilus influenza, nersseria, diplococcus pneumonia, streptococcus group A, stapilococcus aurens, eschericia colli, klebsiela, pseudomonas dan meningococcus.

Yang paling ganas diantaranya adalah meningococcus. Racun dari jenis bakteri ini bisa menyebar ke seluruh tubuh penderita, termasuk di pembuluh darah. Karenanya, pembuluh darah bisa tersumbat dan kemudian membusuk. Hal ini lah yang menyebakan bagian yang membusuk itu harus diamputasi.

Kabar baiknya, bakteri meningococcus ini hampir tidak terdapat di Indonesia. Paling banyak, jenis bakteri ini terdapat di daerah gurun Sahara, termasuk di Arab. Inilah sebabnya para calon Jemaah haji yang hendak pergi ke Arab diharuskan mendapat vaksin meningococcus.

Penyebab Meningitis karena Jamur
Meningitis juga bisa disebabkan karena jamur. Jenis meningitis yang disebabkan oleh jamur ini biasanya dideritas oleh orang – orang yang daya tahan tubuhnya telah rusak seperti yang terjadi pada penderita HIV/ AIDS.

Penyebab Meningitis karena Obat
Obat memang tak selalu 100% aman. Bahkan banyak pula obat yang bisa menyebabkan resiko atau timbulnya efek samping tertentu. Gawatnya, beberapa obat tertentu bila dikonsumsi juga bisa menyebabkan meningitis.

Jenis obat yang bisa menyebabkan meningitis misalnya adalah obat radang. Bagaimana mekanisme dari pengaruh ini masih belum diketahui. Dan kasusnya pun memang jarang sekali terjadi.

Akan tetapi, ada dugaan hal ini dikarenakan adanya reaksi berlebihan yang ditimbulkan dari penggunaan obat radang ini.


Apa bahaya meningitis?

Meningitis sangat berbahaya. Ya! tentu saja. Dari berbagai penyebab meningitis yang ada, meningitis yang disebabkan oleh jenis bakteri meningococcus dinilai adalah yang paling mengerikan. Hanya beruntungnya bagi masyarakat Indonesia, kekhawatiran akan terserang penyakit ini bisa sedikit terkurangi karena jarang terdapat di Indonesia.

Tapi, meskipun bakteri meningococcus yang paling berbahaya ini jarang terdapat di Indonesia, secara umum meningitis yang disebabkan oleh bakteri memang yang paling berbahaya.

Ini karena kerusakan dan gangguan otak yang disebabkan oleh bakteri bisa lebih berat. Selain itu, bakteri juga bisa menyebabkan hilangnya pendengaran, kelumpuhan, menurunnya kemampuan otak, bahkan yang paling fatal adalah kematian.

Dampak yang disebabkan oleh bakteri ini sangat variatif, tergantung pada kondisi pasien. Apabila kondisi pasien lemah, seperti pada anak – anak yang blad brain barrier-nya masih belum sempurna, bakteri ini bisa lebih mudah masuk ke otak dan merusaknya.

Seperti apa gejala meningitis?

Gejala meningitis sebetulnya bisa cukup bervariasi. Gejala meningitis pada anak – anak dan orang dewasa juga bisa berbeda. Pada anak – anak, gejala umum yang biasa terjadi adalah rewel terus menerus dan tidak bisa ditenangkan, tangisannya lemah, demam, dan muntah yang memuncrat.

Apabila meningitis disebabkan oleh meningococcus, gejala yang sangat khas adalah timbulnya ruam berwarna merah gelap di sekujur tubuh, bahkan juga termasuk di area mata.

Sedangkan gejala meningitis pada orang dewasa bisa berupa demam, sakit kepala, kaku duduk, muntah yang memuncrat, tidak bisa menunduk, kejang, dan menurunnya kesadaran, bahkan bisa sampai koma apabila kondisinya sudah berat.

Umumnya, gejala meningitis yang disebabkan oleh bakteri lebih berat dibanding yang disebabkan oleh virus. Misalnya, sakit kepala yang muncul akan lebih hebat. Bila meningitis disebabkan virus, maka sakit kepala tidak terlalu menonjol serta demamnya juga tidak terlalu tinggi.

Selain itu, gejala lain meningitis yang disebabkan oleh virus biasanya yang muncul lebih dulu adalah berupa menurunnya kesadaran. Jadi, bila anak – anak yang terserang meningitis, mereka akan terlihat mengantuk.

Apabila muncul gejala – gejala meningitis, hal yang harus dilakukan dengan segera adalah menghubungi dokter. Bila dokter bisa segera mengambil tindakan, maka meningitis sangat mungkin untuk disembuhkan.


Sumber : Majalah Nyata oleh Dr. Li Husein Barnedh SpS

Share

LATEST ARTICLES